Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembelajaran ritme dalam pendidikan musik di sekolah dasar yang masih cenderung disampaikan secara abstrak dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran ritme di sekolah dasar berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas IV SDN Sukarindik berjumlah dua orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan media pembelajaran ritme masih terbatas dan belum dimanfaatkan secara optimal. Pembelajaran cenderung didominasi metode ceramah dengan media sederhana, sehingga kurang mampu mengakomodasi karakteristik siswa. Siswa lebih aktif ketika pembelajaran melibatkan aktivitas praktik, namun belum didukung oleh media yang sistematis dan menarik. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kebutuhan pembelajaran ritme yang ideal dengan kondisi aktual di lapangan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat kebutuhan terhadap media pembelajaran ritme yang mampu mengkonkretkan konsep, meningkatkan keterlibatan siswa, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam memahami kebutuhan pembelajaran ritme di lapangan serta mendorong pengembangan media yang lebih relevan dan kontekstual di sekolah dasar.
Copyrights © 2026