Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMK Negeri 1 Tuhemberua Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa yang ditandai dengan lemahnya kemampuan dalam menganalisis soal, menarik kesimpulan, dan menyelesaikan masalah secara logis serta sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas X SMK Negeri 1 Tuhemberua. Rendahnya penalaran matematis tersebut diduga berkaitan dengan rendahnya kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 22 siswa kelas X TKJ yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket kemandirian belajar dan tes uraian kemampuan penalaran matematis yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji t menunjukkan nilai thitung = 9,106 > ttabel = 1,725, selain itu variabel X (kemandirian belajar) mempengaruhi variabel Y (penalaran matematis) sebesar 80,5%. Sehingga kemandirian belajar terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kemandirian belajar siswa, maka semakin tinggi pula kemampuan penalaran matematis siswa.
Copyrights © 2026