Abstrak. Berdasarkan studi pendahuluan, penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir komputasi siswa yang disebabkan oleh terbatasnya pemberian latihan soal berbasis computational thinking, pembelajaran belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan siswa, serta belum melibatkan penilaian antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan penilaian teman sebaya terhadap kemampuan berpikir komputasi siswa. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu (quasi-experiment) dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Singaraja Semester Ganjil Tahun Ajaran 2025/2026 yang mengikuti mata pelajaran pilihan kelompok sains. Sampel penelitian ini terdiri dari tiga kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dan ditetapkan kelas XI B sebagai kelas eksperimen, kelas XI A sebagai kelas pembanding, serta kelas XI C sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes uraian kemampuan berpikir komputasi. Data post-test dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, kerena data tersebut tidak memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Hasil uji hipotesis menunjukkan H(2) = 22,173 dengan nilai Asymp. Sig. kurang dari 0,05, artinya terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa antara kelas eksperimen, kelas pembanding, dan kelas kontrol. Karena terdapat perbedaan, dilakukan uji lanjut menggunakan uji Mann-Whitney U berpasangan dengan koreksi Bonferroni dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas pembanding, (2) terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, (3) tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir komputasi siswa pada kelas pembanding dan kelas kontrol. Kata Kunci: Berpikir Komputasi, Pembelajaran Berdiferensiasi, Penilaian Teman Sebaya
Copyrights © 2026