Dewi, Putu Kartika
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTEGRAL CHOQUET Dewi, Putu Kartika; Indrati, Rini
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2015: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Materi Limit Fungsi Aljabar Dewi, Putu Kartika
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 4 No 4 (2020): Volume 4, Nomor 4, Oktober 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.4 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v4i4.275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi limit fungsi aljabar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah 34 siswa kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 2 Singaraja dan 33 siswa kelas XI MIPA 5 SMA Negeri 4 Singaraja. Tes keterampilan berpikir tingkat tinggi yang digunakan memiliki reliabilitas sebesar 0,757. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik triangulasi yaitu dokumentasi berupa hasil jawaban siswa, observasi terhadap lembar jawaban siswa dan wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal keterampilan berpikir tingkat tinggi pada materi limit fungsi aljabar meliputi kesalahan konsep (memahami soal, menterjemahkan soal, dan sifat limit), kesalahan prinsip (penulisan rumus, dan penggunaan aturan substitusi), dan kesalahan operasi (perkalian akar sekawan). Faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan yaitu kurang pahamnya akan konsep dan prosedur tentang sifat limit, perkalian akar sekawan, penggunaan metode substitusi, serta kurang teliti dalam perhitungan. Rata-rata keterampilan berpikir tingkat tinggi matematika siswa SMA Negeri 2 Singaraja adalah 41,51%. Hasil tersebut masuk dalam kategori sedang. Sedangkan hasil rata-rata keterampilan berpikir tingkat tinggi matematika siswa SMA Negeri 4 Singaraja adalah 50,90%. Hasil tersebut masuk dalam kategori sedang.
The Modular Irregularity Strength of C_n⊙mK_1 Dewi, Putu Kartika
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v4i2.26935

Abstract

Let G(V, E) be a graph with order n with no component of order 2. An edge k-labeling α: E(G) →{1,2,…,k} is called a modular irregular k-labeling of graph G if the corresponding modular weight function wt_ α:V(G) → Z_n defined by wt_ α(x) =Ʃ_(xyϵE(G)) α(xy) is bijective. The value wt_α(x) is called the modular weight of vertex x. Minimum k such that G has a modular irregular k-labeling is called the modular irregularity strength of graph G. In this paper, we define a modular irregular labeling on C_n⊙mK_1. Furthermore, we determine the modular irregularity strength of C_n⊙mK_1.Keywords: corona product; cycle; empty graph; modular irregular labeling; modular irregularity strength. AbstrakDiberikan graf G(V, E) dengan orde n dengan tidak ada komponen yang berorde 2. Sebuah pelabelan-k sisi α: E(G) →{1,2,…,k} disebut pelabelan-k tak teratur modular pada graf G jika fungsi bobot modularnya wt_ α:V(G) → Z_n dengan wt_ α(x) =Ʃ_(xyϵE(G)) α(xy) merupakan fungsi bijektif. Nilai wt_α(x) disebut bobot modular dari simpul x. Minimum dari k sehingga G mempunyai pelabelan-k tak teratur modular disebut dengan kekuatan ketakteraturan modular dari graf G. Pada tulisan ini, didefinisikan pelabelan tak teratur modular pada C_n⊙mK_1. Lebih lanjut, ditentukan kekuatan ketakteraturan modular dari C_n⊙mK_1.Kata Kunci: hasil kali korona; lingkaran, graf kosong; pelabelan tak teratur modular; kekuatan ketakteraturan modular.
The Modular Irregularity Strength of C_n⊙mK_1 Dewi, Putu Kartika
InPrime: Indonesian Journal of Pure and Applied Mathematics Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Mathematics, Faculty of Sciences and Technology, UIN Syarif Hidayatullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/inprime.v4i2.26935

Abstract

Let G(V, E) be a graph with order n with no component of order 2. An edge k-labeling α: E(G) →{1,2,…,k} is called a modular irregular k-labeling of graph G if the corresponding modular weight function wt_ α:V(G) → Z_n defined by wt_ α(x) =Ʃ_(xyϵE(G)) α(xy) is bijective. The value wt_α(x) is called the modular weight of vertex x. Minimum k such that G has a modular irregular k-labeling is called the modular irregularity strength of graph G. In this paper, we define a modular irregular labeling on C_n⊙mK_1. Furthermore, we determine the modular irregularity strength of C_n⊙mK_1.Keywords: corona product; cycle; empty graph; modular irregular labeling; modular irregularity strength. AbstrakDiberikan graf G(V, E) dengan orde n dengan tidak ada komponen yang berorde 2. Sebuah pelabelan-k sisi α: E(G) →{1,2,…,k} disebut pelabelan-k tak teratur modular pada graf G jika fungsi bobot modularnya wt_ α:V(G) → Z_n dengan wt_ α(x) =Ʃ_(xyϵE(G)) α(xy) merupakan fungsi bijektif. Nilai wt_α(x) disebut bobot modular dari simpul x. Minimum dari k sehingga G mempunyai pelabelan-k tak teratur modular disebut dengan kekuatan ketakteraturan modular dari graf G. Pada tulisan ini, didefinisikan pelabelan tak teratur modular pada C_n⊙mK_1. Lebih lanjut, ditentukan kekuatan ketakteraturan modular dari C_n⊙mK_1.Kata Kunci: hasil kali korona; lingkaran, graf kosong; pelabelan tak teratur modular; kekuatan ketakteraturan modular.