Artikel ini bertujuan menganalisis struktur dan nilai-nilai moral dalam cerpen “Laut Mogok” karya Tri Wahyuni melalui pendekatan struktural dan apresiasi moral. Alasan pemilihan cerpen ini karena memuat kritik sosial terhadap kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas manusia. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis struktural untuk mengkaji unsur intrinsik seperti tema, tokoh, penokohan, latar, dan amanat. Hasil menunjukkan tema krisis kepedulian manusia modern terhadap lingkungan laut. Tokoh digambarkan mengalami alienasi, kehilangan makna hidup, serta terjebak rutinitas mekanis. Latar dan suasana memperkuat perlambatan dinamika kehidupan akibat ulah manusia sendiri. Amanat menekankan pentingnya kesadaran kritis terhadap dampak modernisasi dan menjaga keseimbangan antara produktivitas dan nilai kemanusiaan. Karya ini menjadi cerminan sosial sekaligus sarana refleksi agar manusia lebih bijak menjaga keseimbangan hidup dan kelestarian lingkungan serta meningkatkan tanggung jawab kolektif dalam melindungi ekosistem laut bagi generasi mendatang melalui perubahan perilaku yang berkelanjutan dan berorientasi pada kelestarian alam secara konsisten dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026