Penelitian ini menganalisis cerpen “Kota Ini Adalah Sumur” yang dipublikasikan di Kompas dengan pendekatan struktural dan sosiologi sastra. Cerpen ini menggambarkan kehidupan masyarakat urban modern yang kompleks melalui metafora “sumur” sebagai simbol keterjebakan, kedalaman masalah hidup, dan krisis eksistensial. Metode penelitian kualitatif dengan teknik close reading dan analisis wacana digunakan untuk mengungkap tema utama keterasingan individu dalam kehidupan kota yang penuh tekanan. Tokoh utama digambarkan mengalami kegelisahan batin akibat rutinitas dan relasi sosial yang renggang. Latar kota berfungsi sebagai simbol ruang sosial yang membatasi kebebasan individu. Analisis sosiologi sastra mengungkapkan refleksi terhadap realitas sosial masyarakat modern, seperti individualisme, tekanan ekonomi, dan krisis identitas. Cerpen ini menyampaikan kritik terhadap kehidupan urban yang mengabaikan nilai kemanusiaan dan hubungan sosial, dengan nilai estetis dan kritis terhadap kondisi sosial kontemporer.
Copyrights © 2026