Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen persediaan bahan baku pada usaha Martabak Manis Aish 21 yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Medan. Manajemen persediaan merupakan aspek penting dalam usaha kuliner karena berperan dalam menjaga kelancaran proses produksi serta kemampuan usaha dalam memenuhi permintaan konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan pemilik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Martabak Manis Aish 21 masih menggunakan sistem pengelolaan persediaan yang sederhana berdasarkan perkiraan penjualan harian. Rata-rata penggunaan tepung terigu mencapai 6–7 kilogram per hari dengan tambahan stok cadangan sebanyak 3 kilogram. Namun, dalam praktiknya masih terdapat beberapa kendala seperti kelalaian dalam proses produksi, kualitas bahan baku yang tidak selalu baik, kekurangan stok saat permintaan meningkat, keterbatasan sistem penyimpanan, serta ketergantungan pada satu pemasok. Permasalahan tersebut dapat mempengaruhi efisiensi operasional dan kualitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam perencanaan persediaan, pengendalian kualitas bahan baku, sistem penyimpanan, serta pengelolaan pemasok agar kegiatan produksi dapat berjalan lebih efektif dan efisien.
Copyrights © 2026