Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Perhubungan Kabupaten Manggarai dalam penataan trayek angkutan umum di Kecamatan Langke Rembong, yang merupakan pusat administrasi dan ekonomi kabupaten. Menggunakan teori peran organisasi yang dikemukakan oleh Siagian (2003), penelitian ini mengevaluasi tiga dimensi utama: peran interpersonal, informasional, dan pengambilan keputusan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 17 informan, termasuk pejabat dinas, operator angkutan, dan penumpang, serta observasi lapangan dan analisis dokumentasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) periode 2021-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas Perhubungan belum berjalan optimal. Pada dimensi interpersonal, komunikasi persuasif yang dilakukan belum mampu mendorong kepatuhan sopir secara berkelanjutan. Secara informasional, ketergantungan pada pengelolaan data manual dan sosialisasi yang tidak konsisten menyebabkan kesenjangan informasi yang signifikan. Pada dimensi pengambilan keputusan, ketiadaan terminal pusat serta stagnasi pengujian kelaikan kendaraan (KIR). Studi ini merekomendasikan implementasi sistem informasi digital, prioritas akreditasi KIR, dan pembangunan infrastruktur terpusat untuk menciptakan ekosistem transportasi yang lebih tertib dan aman di Manggarai.
Copyrights © 2026