Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran parenting terkait pola asuh anak usia dini melalui mata kuliah “Peran Orang Tua dan Masyarakat”. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menggambarkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep, strategi, dan praktik pola asuh yang diterapkan dalam konteks pendidikan anak usia dini. Data diperoleh melalui diskusi, tanya jawab, serta refleksi pengalaman mahasiswa berdasarkan praktik dan observasi yang dilakukan di sekolah masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola asuh yang umum digunakan oleh wali murid, yaitu pola asuh demokratis dan pola asuh otoriter. Pola asuh demokratis memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, termasuk peningkatan kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, empati, perkembangan kognitif, dan rasa tanggung jawab. Sebaliknya, pola asuh otoriter cenderung berdampak negatif, seperti meningkatkan stres, menurunkan kepercayaan diri, serta menghambat kemampuan anak dalam mengelola emosi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman pola asuh yang tepat pada masa usia dini, mengingat fase ini merupakan periode awal pembentukan kepribadian anak.
Copyrights © 2026