Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Toilet Training Pada Anak Usia Dini 4-6 Tahun (Upaya Pembentukan Kemandirian di RA Nurul Islam) Hasibuan, Saftian Chayadi; Armayani, Dina; Simatupang, Orin Fauzi; Sari, Jumita
AUD Cendekia: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 1 No. 3 (2021): Desember (2021)
Publisher : Prodi PIAUD STAI Sumatera Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the strategies, barriers, and collaboration between teachers and parents in teaching toilet training to children at RA Nurul Islam. This study uses a qualitative method, with a descriptive study approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. The results showed that the Toilet Training Strategy for Early Childhood 4-6 Years at RA Nurul Islam. Basic preparation, making the child interested, getting used to the toilet, don't scold him, giving praise. Barriers to Toilet Training Learning at RA Nurul Islam. There are several obstacles in teaching toilet training to students, some of which come from the students themselves and some of them come from outside the students themselves. Cooperation between teachers and parents in teaching toilet training to children Repetition of learning that has been taught at school at home. Exemplary cooperation Provision of facilities and facilities.
Pelatihan Pengenalan Artifical Intelligence (AI) Bagi Guru Dalam Meningkatkan Pengetahuan Cendra, Romi; Gazali, Novri; Yulianti, Mimi; Sari, Jumita; Rapindo, Rapindo; Firanda, Muhammad Fiqih
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v1i2.21

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan kepala sekolah KB Harapan Bangsa yaitu ibu Herli Marlina, S.Pd mengatakan bahwa salah satu bagian dari permasalahan yang terjadi saat ini pada guru TK/setara yaitu kemampuan guru dalam mengadopsi teknologi perlu di tingkatkan lagi, khusus untuk KB Harapan Bangsa para guru sangat minim mendapatkan pengetahuan, baik dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan juga pendampingan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam penguasaan dan atau mengintegrasikan teknologi digital. Padalahal, pada era revolusi industri 4.0 ini, sangat penting bagi guru bagaimana mereka mampu mengadopsi teknologi dalam meningkatkan pengetahuan mereka dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penulis mengadakan PKM dengan tema pelatihan pengenalan artifical intelligence (AI) bagi guru dalam meningkatkan pengetahuan mereka. Dari segi alat dan atau sarana, pelatihan AI ini sangat mudah didapatkan oleh guru, karena selain dari laptop, handphone juga bisa digunakan.
Pembelajaran Pola_Asuh_Anak Usia Dini Berbasis Pengalaman Reflektif Mahasiswa PAUD Sari, Yuyun Indah; Nisa, Khoirun; Sari, Jumita
Child Kingdom : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 4 No 1 (2026): May
Publisher : LP3M STAI MA'ARIF MAGETAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53961/childom.v4i1.395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran parenting terkait pola asuh anak usia dini melalui mata kuliah “Peran Orang Tua dan Masyarakat”. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menggambarkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep, strategi, dan praktik pola asuh yang diterapkan dalam konteks pendidikan anak usia dini. Data diperoleh melalui diskusi, tanya jawab, serta refleksi pengalaman mahasiswa berdasarkan praktik dan observasi yang dilakukan di sekolah masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola asuh yang umum digunakan oleh wali murid, yaitu pola asuh demokratis dan pola asuh otoriter. Pola asuh demokratis memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak, termasuk peningkatan kepercayaan diri, kemampuan bersosialisasi, empati, perkembangan kognitif, dan rasa tanggung jawab. Sebaliknya, pola asuh otoriter cenderung berdampak negatif, seperti meningkatkan stres, menurunkan kepercayaan diri, serta menghambat kemampuan anak dalam mengelola emosi. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman pola asuh yang tepat pada masa usia dini, mengingat fase ini merupakan periode awal pembentukan kepribadian anak.