Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya kinerja fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Rakyat Kayu Bangkoa Kota Makassar yang belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja fasilitas pelabuhan berdasarkan persepsi tingkat kepentingan (importance) dan tingkat kinerja (performance) serta merumuskan prioritas perbaikan. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Populasi penelitian adalah seluruh pengguna jasa pelabuhan, dengan sampel sebanyak 27 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi lapangan, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) dengan pemetaan diagram kartesius empat kuadran. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai harapan sebesar 4,36 dan rata-rata kinerja sebesar 2,76, yang mengindikasikan adanya kesenjangan signifikan antara harapan dan kinerja aktual. Beberapa atribut seperti alur pelayaran, sistem keamanan, dan fasilitas kesehatan berada pada kuadran prioritas utama untuk diperbaiki. Pembahasan menunjukkan bahwa rendahnya kualitas fasilitas utama dan pendukung berdampak pada tingkat kepuasan pengguna jasa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya peningkatan fasilitas prioritas secara terarah guna meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pelayaran di Pelabuhan Kayu Bangkoa .
Copyrights © 2026