Jurnal Ragam Pengabdian
Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"

Pemaknaan Simbol sebagai Identitas Diri pada Komunitas ‘Blacklist Borneo’ di Samarinda

Rico Tri Lukman Hadi Saputra (Universitas Mulawarman)
Kadek Dristiana Dwivayani (Universitas Mulawarman)
Dony Kristian (Universitas Mulawarman)
Harry Isra Muhammad (Universitas Mulawarman)



Article Info

Publish Date
24 Feb 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan simbol sebagai konstruksi identitas diri pada komunitas motor "Blacklist Borneo" di Samarinda melalui perspektif Interaksionisme Simbolik Herbert yang mencakup konsep Mind, Self, dan Society. Melalui metode kualitatif dengan teknik observasi serta wawancara mendalam, hasil penelitian pada aspek Mind menunjukkan bahwa anggota melakukan redefinisi kognitif terhadap nama "Blacklist" dari stigma negatif menjadi simbol kekuatan kolektif, di mana atribut visual seperti logo mahkota dan warna kuning diinternalisasi sebagai representasi wibawa serta kehormatan. Pada aspek Self, atribut komunitas berfungsi sebagai looking-glass self yang memicu transformasi identitas individu menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab karena adanya beban moral untuk menjaga marwah kelompok saat mengenakan simbol organisasi di ruang publik. Sementara itu, pada aspek Society, komunitas secara aktif melakukan negosiasi identitas melalui "manipulasi simbolik" berupa kegiatan sosial dan kolaborasi strategis dengan institusi kepolisian untuk merekonstruksi respons masyarakat (the generalized other) dari persepsi buruk menjadi pengakuan positif sebagai mitra keamanan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa simbol bukan sekadar penanda visual, melainkan instrumen kontrol moral internal dan sarana komunikasi dinamis yang efektif dalam membentuk citra positif serta memperkuat solidaritas persaudaraan di tengah stigma negatif masyarakat perkotaan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

juragan

Publisher

Subject

Environmental Science Social Sciences Other

Description

Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa ...