Pendidikan dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kemampuan berpikir siswa. Namun, kenyataannya di SDN Mundu 2 Kecamatan Karangampel, hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pelajaran IPA masih rendah. Berdasarkan observasi, sebagian besar siswa belum mencapai KKM dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Masalah ini menjadi urgensi karena rendahnya partisipasi siswa dapat berdampak pada pemahaman dan pencapaian akademik jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa IPA kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keaktifan dan hasil belajar siswa di setiap siklus. Keaktifan siswa meningkat dari 66,67% pada siklus I menjadi 89% pada siklus II, dan hasil belajar meningkat dari 65,8% menjadi 94,74%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model CTL efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa IPA kelas IV. Penerapan model CTL mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan kontekstual bagi siswa.
Copyrights © 2026