Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Chemical Characteristics of Banana-Blueberry Velva Product with Various Concentrations of Carboxymethyl Cellulose (CMC) Isnaini, Yolandra Hibatullah; Defri, Ifwarisan; Jariyah
International Journal of Eco-Innovation in Science and Engineering (IJEISE) Vol. 3 No. 2 (2022): IJEISE
Publisher : UPN Veteran Jatim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/ijeise.v3i02.56

Abstract

The aim of this research was to analyze the chemical characteristics of Velva products from the mixture of bananas and blueberries with the addition of CMC. This study used a two-factorial completely randomized design with the first factor being the proportion of bananas and blueberries (40:60, 50:50 and 60:40). The second factor was concentration of CMC (0.1, 0.3 and 0.5%). Chemical analysis in this research included total acid, vitamin C, antioxidant activity, crude fiber content, protein, and fat. The data were analyzed by ANOVA using SPSS version 26 with Duncan Multiple Range Test at 5 % probability level. The best results based on the best chemical characteristics were obtained in the treatment of banana and blueberry proportions of (40:60) and CMC concentration of (0.5%) which had characteristics 0.613% total acid, 7.627 mg/100g vitamin C, 42.893% antioxidant activity, 4.450% crude fiber, 3.657% protein and 0.127% fat.
SOSIALISASI HAZARD ANALYSIS AND CRITICAL CONTROL POINT (HACCP) DI UD SOFIA COOKIES WIYUNG, SURABAYA Vira Seviani Dewantri; Jariyah; Winarti, Sri; Munarko, Hadi; Wahyusi, Kindriari Nurma
abdimesin Vol. 3 No. 2 (2023): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/abdimesin.v3i2.2

Abstract

Tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas produk-produk pangan yang dikonsumsi saat ini menjadi perhatian penting bagi indusrti pangan akan pentingnya penerapan jaminan keamanan pangan. Dalam rangka untuk menghasilkan produk pangan yang aman dikonsumsi oleh masyarakat, maka perlu diterapkan proses produksi berdasarkan standard-standar keamanan pangan yaitu Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), sehingga diperlukan kegiatan sosialisasi terkait pentingnya penerapan HACCP. HACCP adalah sistem jaminan keamanan pangan yang ditentukan dengan pengawasan pada titik kontrol yang berbahaya atau dapat diartikan juga sebagai suatu sistem jaminan mutu, keamanan pangan dan manajemen risiko dengan pendekatan pencegahan untuk menjamin keamanan pangan bagi konsumen. Manfaat dari penerapan penerapan HACCP untuk industri pangan antara lain: memberikan kepastian produk yang aman untuk pelanggan, meningkatkan keamanan pangan, dan mengurangi kasus penyakit yang ditularkan melalui makanan. Oleh karena itu, setiap industri pangan bertanggung jawab untuk menerapkan HACCP berupa: makanan harus diproduksi dengan cara yang higienis, sumber bahan baku yang masuk harus diperhatikan, pendekatan berbasis risiko untuk mencapai keamanan pangan. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini yaitu dapat membantu UD Sofia Cookies untuk meningkatkan pemahaman kepada pemilik dan karyawan tentang pentingnya penerapan sistem HACCP. Kegiatan dilakukan dengan metode kaji tindak melalui langkah-langkah evaluasi awal kegiatan, sosialisasi dan evaluasi akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar dan tingkat pemahaman peserta sosialisasi tentang HACCP meningkat dari 70% menjadi 85% yang dibuktikan dari hasil pre test dan post test.
Sosialisasi dan Perancangan Standard Operating Procedure (SOP) di UD Sofia Cookies Surabaya Cita Risma Anggi Kurnia Rani; Jariyah; Munarko, Hadi; Winarti, Sri; Wahyusi, Kindriari Nurma
abdimesin Vol. 4 No. 1 (2024): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/abdimesin.v4i1.3

Abstract

Penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) pada UMKM sangat penting dilakukan. Penyusunan SOP mempunyai manfaat untuk menciptakan kinerja yang sistematis, efektif, efisien serta dapat membantu dalam menjaga kestabilan kinerja karyawan dan kualitas produk yang dihasilkan. UD Sofia Cookies merupakan salah satu UMKM yang belum memiliki SOP yang jelas. Beradasarkan kekurangan tersebut, maka dilaksanakan kegiatan sosialisasi dan perancangan SOP di UD Sofia Cookies dengan tujuan memberikan wawasan dan pemahaman mengenai pentingnya SOP dalam suatu usaha serta untuk memberikan kemudahan dalam melakukan setiap kegiatan.. Metode yang digunakan dalaam penelitian ini yaitu pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada penelitian ini diperoleh hasil berupa rancangan SOP pembelian bahan baku, SOP penyimpanan bahan baku, SOP proses produksi, SOP penyimpanan produk, SOP penjualan produk, SOP distribusi, dan SOP karyawan.
Magang Kewirausahaan (MKU) pada UD. Petis Udang Istimewa “Samudra“ Sidoarjo Jawa Timur Jariyah; Yulistiani, Ratna; Wahyusi, Kindriari Nurma
abdimesin Vol. 1 No. 1 (2021): Abdi-mesin
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/abdi-mesin.v1i1.8

Abstract

Menghadapi tantangan global, peningkatan mutu pendidikan perlu terus dilakukan, dunia pendidikan harus mampu berperan aktif menyiapkan sumber daya manusia terdidik yang mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan baik lokal, regional, nasional maupun internasional. Diantaranya adalah pendidikan pembentukan jiwa entepreneurship (kewirausahaan), yang bisa dilakukan dengan cara magang bagi mahasiswa. Tujuan magang kewirausahaan yaitu memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan wirausaha pada mahasiswa khususnya dalam pembuatan, pemasaran dan pemasaran petis serta penyusunan rencana usahanya. Magang dilaksanakan pada UD. PETIS UDANG ISTIMEWA “SAMUDRA “Sidoarjo Jawa Timur desa Sekardangan, Sidoarjo yang diikuti oleh 8 (delapan) mahasiswa prodi Teknologi Pangan Fakultas Teknik Industri Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. Tolok ukur pencapaian magang adalah peserta (mahasiswa) secara nyata dapat melaksanakan pembuatan petis secara baik setelah selesai melaksanankan kegiatan magang. Selain itu pengetahuan mahasiswa juga bertambah dan mampu menyusun rencana usaha (bisnis) pembuatan petis dan pemasarannya. Evaluasi dilakukan test sebelum dan setelah pelaksanaan magang. Hasil magang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta (mahasiswa) dalam cara pembuatan petis antara sebelum dan setelah mengikuti kegiatan magang dengan nilai rata-rata baik. Macam-macam petis yang dibuat adalah petis udang dengan tiga kualitas. Selain itu hasil magang ini peserta dapat menyusun rencana usaha (bisnis) pembuatan petis.
PEMANFAATAN ENERGI HIBRIDA ANGIN DAN TENAGA SURYA DI DESA BATANG-BATANG DAYA SUMENEP Nurcahyanie, Yunia Dwie; Rochman, Sagita; Rukmana, Siti Nuurlaily; Prasetya, Dwi Arman; Rosariawari, Firra; Jariyah
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v7.i02.a8239

Abstract

Pendistribusian air ke masyarakat warga Desa Batang-Batang Daya dengan memanfaatkan teknologi pompa hibrida, yaitu dengan menggunakan energi tenaga angin dan tenaga matahari. Pompa ini cocok untuk dimanfaatkan di area permukiman dengan potensi alam angin dan matahari. Pompa hibrida di desain untuk menutupi kekurangan energi dari masing-masing sumber, dimana jika hembusan angin tidak stabil dapat dipenuhi dengan energi matahari, ataupun sebaliknya. Sistem hibrid turbin angin dan solar sel mampu menghidupkan pompa air, sehingga pompa bisa mengalirkan air dari sumur ke tandon air. Pengolahan listrik tenaga surya memerlukan sistem otomatis dengan memutus sirkulasi sistem pengisian baterai jika sudah penuh, hal ini bertujuan untuk menghindari kerusakan pada baterai. Selanjutnya disambungkan dengan pompa, sensor dan modem internet agar dapat dimanfaatkan dengan koneksi IoT. Dengan koneksi IoT ini dapat dilakukan monitor dengan penggunaan smartphone untuk data indikator sensor debit, kelembaman tanah dan kecepatan angin. Berdasarkan hasil di lapangan bahwa terjadi peningkatan jumlah kebutuhan air bersih sebesar 50% dengan penggunaan sumur bor dan pompa hibrida. Hal ini tentu produktivitas kinerja petani dan peternak sapi di Desa Batang Batang Daya meningkat sebesar 70%
Strategi Meningkatkan Optimalisasi Pendidikan Agama Islam di Sekolah Jariyah; Juliani; Ayu Safrida Yanti; Sindy Cahyani; Erik Aldi Yansyah
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/p8k50787

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memegang peran penting dalam membentuk karakter siswa. Namun, implementasi PAI di sekolah seringkali menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam optimalisasi PAI serta merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PAI. Melalui kajian literatur, penelitian ini menyimpulkan bahwa beberapa faktor seperti kompetensi guru, relevansi kurikulum, dan keterlibatan orang tua menjadi kunci keberhasilan PAI. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menawarkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk pengembangan profesional guru, revisi kurikulum, dan kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua.
SOSIALISASI DAN IDENTIFIKASI BAHAN HALAL DI UD SOFIA COOKIES SURABAYA Hadi Munarko; Achmad Wahyu Hidayat; Jariyah; Sri Winarti; Kindriari Nurma Wahyusi
Environmental Engineering Journal of Community Dedication Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Environation
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/environation.v2i2.5

Abstract

Pangan halal didefinisikan sebagai syarat utama untuk mengonsumsi produk pangan bagi konsumen muslim. Pangan halal merupakan pangan yang tidak memiliki kandungan unsur atau bahan yang haram, baik dari bahan baku pangan, bahan bantu, dan bahan penolong lain. Salah satu cara untuk memastikan pangan halal adalah dengan memiliki sertifikat halal pada suatu produk. UD Sofia Cookies merupakan UKM di Surabaya yang bergerak di bidang pangan dengan memproduksi aneka jenis cookies. UD Sofia Cookies memiliki kendala belum memiliki sertifikat halal. Dalam proses pendaftaran sertifikasi halal, diperlukan pengetahuan tentang identifikasi bahan yang termasuk dalam proses produksi. Oleh karena itu, dilakukan sosialisasi dan identifikasi bahan halal di UD Sofia Cookies. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan tentang pentingnya dan identifikasi bahan. Hasil dari penyuluhan adalah karyawan UD Sofia Cookies telah mendapatkan informasi tentang pentingnya identifikasi bahan halal dan pada tahap pendampingan identifikasi bahan dihasilkan 38 bahan telah bersertifikat halal dan 10 bahan lainnya termasuk kategori positive list.
Effect of Composite Flour Proportions (Mocaf, Pedada Fruit, Soybean) and GMS (Glycerol Monostearate) Addition on the Characteristics of Analog Rice Reni Dwi Anggraini; Jariyah
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i2.734

Abstract

Analogue rice is an artificial rice made from carbohydrate sources, both in form and nutritional composition that are almost similar to rice. This study utilised flour (mocaf, pedada fruit, soybean) as raw materials due to their limited availability. The addition of GMS functions as a stabiliser and emulsifier during extrusion, making the extrudate non-sticky, improving physical properties and texture, reducing the occurrence of excessive extrudate development, and improving the shape of the final product of analogue rice after the hydration process. This study aims to analyse the effect of composite flour proportions (mocaf, pedada fruit, soybean) and GMS (Glyserol Monostearate) addition on the characteristics of analogue rice, and to obtain the best treatment of analogue rice with product characteristics preferred by panellists. The study was arranged by using a Completely Randomized Design (CRD) with two factors and two replications. Factor I, namely the flour proportions (mocaf, pedada fruit, soybeans) consisting of (75:5:20; 70:10:20; 65:15:20), while factor II was the addition of GMS (1%, 2%, 3%). The best treatment results were obtained at the proportions of flour (mocaf, pedada fruit, soybean) (75:5:20) with the addition of 1% GMS resulting in a water content of 4.96%, ash content of 1.55%, fat content of 3.08%, protein content of 8.45%, carbohydrate content of 81.96%, starch content of 66.34%, amylose content of 20.24%, rehydration power of 124.02%, and expansion volume of 145.80%. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 2 (Zero Hunger)SDG 12 (Responsible Consumption and Production)SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure).
The Effect of Pumpkin Flour and Chicken Liver Flour Substitution and Egg Concentration on the Physicochemical and Organoleptic Characteristics of Fettuccine Pasta Pakerti, Andia Hayuning Jagadnira Bentang; Jariyah; Pratiwi, Yunita Satya
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i3.783

Abstract

Indonesia continues to face health problems caused by micronutrient deficiencies, which can trigger stunting. One effort to address this issue is nutritional intervention through the substitution of staple food ingredients with more nutrient-dense sources, such as fettuccini pasta made from wheat flour substituted with pumpkin flour and chicken liver. Pumpkin contains essential minerals such as Ca and Fe, while chicken liver is rich in Fe and Mg. This study aimed to produce fettuccini pasta with pumpkin flour and chicken liver substitution that meets good physicochemical and organoleptic quality. The research was conducted experimentally using a Completely Randomized Design with a factorial pattern consisting of two factors: flour proportion and egg concentration. The first factor included three levels of wheat flour:tapioca: pumpkin flour:chicken liver flour proportions (80%:10%:5%:5%, 70%:10%:10%:10%, and 60%:10%:15%:15%), while the second factor was egg concentration (10%, 15%, and 20%), each with two replications. The parameters analyzed were moisture, ash, protein, fat, carbohydrate, amylose, starch, tensile strength, water absorption, and organoleptic properties. The results showed that the best product was obtained from the treatment with flour proportion 80%:10%:5%:5% and egg concentration of 15%. This product contained 13.02% moisture, 0.99% ash, 12.13% protein, 2.25% fat, 71.62% carbohydrate, 13.94% amylose, 51.27% starch, 0.56 N/mm² tensile strength, and 48.58% water absorption. Organoleptic tests indicated scores of 3.38 for color, 3.19 for aroma, 3.03 for taste, and 3.76 for texture (all in the “slightly like” category). The best treatment also contained Fe 5.24 mg, Mg 14.4 mg, Zn 3.57 mg, and Ca 10.5 mg per 100 g. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 2: Zero HungerSDG 3: Good Health and Well-beingSDG 9: Industry, Innovation, and InfrastructureSDG 12: Responsible Consumption and Production
Effect of Using Pedada Fruit (Sonneratia caseolaris) Pectin with Glycerol as Edible Coating Rahmah, Yunia Adilatur; Jariyah; Wicaksono, Luqman Agung
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i2.683

Abstract

Pectin, a natural polysaccharide, is widely utilized in the food industry, particularly as a base material for edible coatings due to its film-forming ability. Pedada fruit (Sonneratia caseolaris), a mangrove species rich in pectin, remains an underutilized resource despite its potential. This study aims to explore the application of pectin extracted from pedada fruit as a component of edible coatings, with the addition of glycerol as a plasticizer to enhance flexibility and reduce brittleness commonly observed in pure pectin films. A completely randomized design (CRD) with a factorial pattern was employed, consisting of two factors: pectin concentration (1%, 2%, and 3%) and glycerol concentration (1%, 2%, and 3%), each replicated three times. The data were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at a 5% significance level, followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT) for treatments showing significant differences. Results indicated that increasing concentrations of pectin and glycerol significantly affected the water vapor transmission rate, film thickness, and viscosity of the edible coating. The optimal formulation was achieved with 3% pectin and 2% glycerol, yielding a water vapor transmission rate of 4.083 g/m²/day, film thickness of 0.128 mm, and viscosity of 1022.23 mPa·s. These findings highlight the potential of pedada-based pectin as an eco-friendly alternative for sustainable food packaging solutions. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs): SDG 12 – Responsible Consumption and Production: SDG 13 – Climate Action: SDG 14 – Life Below WaterSDG 15 – Life on Land: