Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya inovasi pembelajaran sejarah yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z yang dekat dengan teknologi digital dan media visual. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perencanaan media pembelajaran inovatif yang dapat menumbuhkan minat belajar sejarah pada siswa Generasi Z di MAN 1 Surakarta, (2) mengkaji media pembelajaran inovatif yang diimplementasikan di MAN 1 Surakarta dalam menumbuhkan minat belajar sejarah siswa Generasi Z, dan (3) mengidentifikasi kendala dalam perencanaan dan implementasi media pembelajaran inovatif dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Surakarta serta mencari solusinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian meliputi hasil observasi kegiatan pembelajaran sejarah di kelas, hasil wawancara dengan informan (guru sejarah dan peserta didik), hasil angket siswa, serta dokumen pendukung berupa modul ajar, ATP, dan perangkat pembelajaran. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara terstruktur, studi dokumentasi, dan angket. Teknik uji validitas menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan media pembelajaran inovatif dilakukan dengan mengacu pada kurikulum, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, serta modul ajar, dan disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik siswa Generasi Z, dengan pengembangan media berupa komik digital dan video POV berbasis AI; (2) implementasi media berupa video POV berbasis AI dan komik digital berbasis AI mampu mendorong ketertarikan, perhatian, keaktifan, rasa senang, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran sejarah; (3) kendala dalam perencanaan meliputi keterbatasan waktu, beban administrasi, serta kendala teknis penggunaan AI, sedangkan kendala dalam implementasi meliputi kondisi siswa, keterbatasan perangkat dan akses, serta bahasa pada komik yang sulit dipahami. Solusi dilakukan melalui manajemen waktu, pemanfaatan AI sebagai alat bantu, penyesuaian prompt secara berulang pada pembuatan komik digital, serta penggunaan strategi pembelajaran alternatif sesuai kondisi kelas.
Copyrights © 2026