Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis periodisasi sejarah pendidikan Islam dari masa kenabian hingga era kontemporer serta mengidentifikasi karakteristik, dinamika, dan transformasi yang terjadi pada setiap periode. Pendidikan Islam dipandang sebagai elemen fundamental dalam pembentukan peradaban yang tidak hanya berorientasi pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak, spiritualitas, dan karakter manusia secara holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, baik dari jurnal bereputasi, buku akademik, maupun literatur klasik. Proses analisis dilakukan melalui teknik content analysis dan sintesis komparatif untuk mengkaji perkembangan pendidikan Islam dalam berbagai fase sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa kenabian, pendidikan Islam bersifat informal dan berfokus pada pembinaan akhlak dan keimanan. Pada masa Khulafaur Rasyidin hingga dinasti Islam, pendidikan berkembang secara lebih sistematis dengan munculnya lembaga-lembaga formal dan integrasi berbagai disiplin ilmu. Sementara itu, era kontemporer ditandai oleh upaya modernisasi, integrasi ilmu agama dan sains, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi. Kesimpulannya, pendidikan Islam mengalami transformasi dinamis yang dipengaruhi oleh konteks sosial, politik, dan budaya, namun tetap berlandaskan pada nilai-nilai fundamental Islam. Temuan ini menegaskan pentingnya pemahaman historis sebagai dasar pengembangan pendidikan Islam yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026