Meskipun media visual telah banyak digunakan dalam pengajaran membaca, namun strategi yang mengintegrasikan aspek adaptif terhadap hambatan psikologis dan diskriminasi visual anak masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi gamifikasi melalui flash card adaptif yang diintegrasikan dalam permainan "Menjemur Baju" untuk menstimulasi kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus terhadap dua partisipan di Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Gap penelitian ini terletak pada fokus penanganan hambatan spesifik mirroring dan rendahnya regulasi emosi melalui media manipulatif yang terpersonalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kodifikasi warna pada huruf-huruf yang berisiko tertukar (seperti 'b' dan 'd') serta skema gamifikasi mampu mereduksi kecemasan belajar dan meningkatkan akurasi pengenalan simbol huruf secara signifikan. Kontribusi ilmiah penelitian ini membuktikan bahwa efektivitas membaca permulaan tidak hanya bergantung pada repetisi visual, tetapi pada adaptivitas media terhadap profil neuro-psikologis anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi gamifikasi adaptif mentransformasi proses kognitif yang kaku menjadi aktivitas bermain yang bermakna.
Copyrights © 2026