Literasi digital produktif dan keterampilan kewirausahaan digital merupakan kompetensi penting bagi siswa di era ekonomi digital. Namun, hasil identifikasi di SMA Negeri 3 Semarang menunjukkan bahwa siswa masih dominan menggunakan media digital secara konsumtif dan belum memahami digital marketing secara sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar digital marketing melalui pendekatan project-based learning. Kegiatan pengabdian bersifat incidental selama 2 hari melibatkan 50 siswa kelas XI dari ekstrakurikuler Kewirausahaan dan KIR. Pelatihan meliputi materi segmentasi pasar, branding, pembuatan konten, copywriting, dan analisis tren. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 57,3 menjadi 82,6. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pembuatan konten digital. Siswa juga berhasil menghasilkan proyek mini kewirausahaan digital dan menunjukkan peningkatan motivasi serta kepercayaan diri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing berbasis praktik efektif dalam membentuk kompetensi digital dan pola pikir kewirausahaan siswa.
Copyrights © 2026