Jurnal Ilmiah AgriSains
Vol. 27 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah AgriSains

Feasibility Analysis of Goat Farming in Kurik District, Merauke Regency, South Papua Province: Analisis Kelayakan Usaha Ternak Kambing di Distrik Kurik Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan

Abdul Rizal (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Musamus, Jl. Kamizaun Mopah Lama Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, 99611)
Wa Ode Suriani (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Musamus, Jl. Kamizaun Mopah Lama Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, 99611)
Nina Maksimiliana Ginting (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Musamus, Jl. Kamizaun Mopah Lama Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, 99611)
Funnisia Lamalewa (Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Musamus, Jl. Kamizaun Mopah Lama Merauke, Papua Selatan, 99611)
Nita Adillah Pratiwi (Program Studi Peternakan, fakultas peternakan dan Perikanan, Universitas Sulawesi Barat, Jl. Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H, Talumung, Majene, Sulawesi Barat, 91412)
Abdi (Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, Jl. H.E.A. Mokodompit, Kendari, 93232)
Natsir Sandiah (Program Studi Peternakan, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Sulawesi Tenggara, Jl. Kapten Pierre Tendean No. 109A, Kendari, Sulawesi Tenggara, 93116)
Musram Abadi (Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Halu Oleo, Jalan H.E.A. Mokodompit, Kendari, Indonesia, 93232)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Ternak kambing merupakan salah satu subsektor penting dalam agribisnis peternakan yang berperan dalam penyediaan protein hewani dan peningkatan pendapatan rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha ternak kambing di Distrik Kurik Kabupaten Merauke Provinsi Papua Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel yaitu 50 peternak yang diambil secara sensus. Analisis dilakukan terhadap biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta rasio R/C dan Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan yang diperoleh peternak kambing selama 6 bulan sebesar Rp 24.848.500, total biaya yang dikeluarkan dalam satu kali produksi sebesar Rp 11.517.502. Rata-rata keuntungan yang diperoleh dari satu kali produksi adalah sebesar Rp 13.330.998. Nilai R/C Ratio sebesar 2,15 dan Break Event Point (BEP) volume produksi sebesar 4 ekor kambing dan BEP harga produksi sebesar Rp. 1.279.722/ekor.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agrisains

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Bidang Peternakan: Ilmu Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Nutrisi dan Makanan Ternak, Teknologi Hasil Ternak, Pembangunan Peternakan, Produksi Ternak, Budidaya Ternak, Produksi dan Teknologi Pakan Ternak, Bioteknologi Peternakan, Sain Veteriner. Bidang Perikanan: Budidaya Perikanan, Pemanfaatan ...