Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang diajar menggunakan media video dan siswa yang diajar menggunakan media gambar di kelas III SD PAB 25 Mabar Hilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif dan metode true experimental. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas A sebagai kelompok yang diajar menggunakan media video dan kelas B sebagai kelompok yang diajar menggunakan media gambar. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar Bahasa Indonesia yang diberikan dalam bentuk pre-test dan post-test. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test kelas A sebesar 66 dan kelas B sebesar 67. Setelah diberikan perlakuan, nilai rata-rata post-test kelas A meningkat menjadi 77, sedangkan kelas B memperoleh rata-rata 70. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan hasil uji homogenitas menunjukkan data bersifat homogen. Selanjutnya, hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,034 < 0,05. Dengan demikian, terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kedua kelompok. Media video terbukti lebih efektif dibandingkan media gambar dalam meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa.
Copyrights © 2026