Perkembangan teknologi digital menuntut adanya inovasi dalam pembelajaran IPS yang selama ini cenderung bersifat konvensional dan kurang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan museum virtual sebagai media pembelajaran kontekstual dan inovatif dalam pembelajaran IPS. Kajian pustaka dalam penelitian ini mengacu pada konsep museum virtual, pembelajaran berbasis teknologi, serta pendekatan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning) yang menekankan keterkaitan materi dengan kehidupan nyata peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa museum virtual berperan sebagai sumber belajar interaktif yang mampu meningkatkan pemahaman konsep, keterlibatan siswa, serta keterampilan abad ke-21 seperti literasi digital dan berpikir kritis. Penerapan museum virtual pada materi kolonialisme dan imperialisme menunjukkan bahwa siswa lebih aktif dalam eksplorasi, analisis sumber sejarah, dan penyusunan argumentasi berbasis bukti. Namun demikian, terdapat tantangan berupa keterbatasan infrastruktur teknologi dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan guru, penguatan sarana prasarana, serta pengembangan konten yang kontekstual. Kesimpulannya, museum virtual merupakan media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan relevan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di era digital.
Copyrights © 2026