Penjualan buku bajakan di kawasan Terminal Bus Senen Jakarta Pusat menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang menjadi penyebab tingginya tingkat penjualan buku bajakan di kawasan tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Data diperoleh melalui interaksi langsung dengan para penjual buku, pembeli, serta aparat penegak hukum yang beraktivitas di Terminal Bus Senen guna mengeksplorasi fenomena ini secara mendalam. Hasil penelitian mengidentifikasi lima faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya penjualan buku bajakan, yaitu: (1) harga buku asli yang relatif mahal, (2) permintaan pasar yang tinggi dari segmen pembeli dengan daya beli terbatas, (3) lemahnya penegakan hukum dan pengawasan, (4) tingginya profit margin yang ditawarkan, dan (5) faktor budaya dan tradisi penggandaan buku yang sudah mengakar. Implikasi penelitian ini penting bagi stakeholder pendidikan, pemerintah, dan penerbit dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif untuk mengatasi permasalahan penjualan buku bajakan. Rekomendasi penelitian mencakup perlunya subsidi pemerintah untuk buku-buku pelajaran, peningkatan penegakan hukum, serta sosialisasi mengenai dampak negatif pembajakan buku.
Copyrights © 2026