Penelitian ini mengevaluasi kualitas air budidaya tambak udang yang diintegrasikan dengan budidaya rumput laut di Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis parameter kualitas air seperti nitrat, Total Suspended Solid (TSS), Total Organik Meter (TOM), fosfat, Total Amonia Nitrogen (TAN), dan alkalinitas pada tambak udang yang terintegrasi dengan rumput laut. Metode penelitian menggunakan purposive sampling di empat stasiun yang berbeda, meliputi kolam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), muara sungai setelah IPAL, area budidaya rumput laut, dan tandon air. Pengambilan sampel dilakukan tiga kali selama periode budidaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumput laut berperan dalam memperbaiki kualitas air dengan menyerap bahan organik, nitrogen, dan fosfor dari limbah budidaya udang. Integrasi budidaya udang dan rumput laut memberikan hasil yang positif terhadap kualitas air dan keberlanjutan lingkungan perairan.
Copyrights © 2026