Budidaya udang menghasilkan limbah organik sekiranya 48 – 70 kg dengan 30% berasal dari sisa pakan feses khususnya pada sistem budidaya super-intensif. Limbah tersebut dapat memberikan efek serius baik pada lingkungan perairan laut hingga keberlangsungan budidaya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi beban limbah yakni dengan pengadaan IPAL dan pemanfaatan teknologi fitoremediasi dengan Gracilaria sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas IPAL serta pemanfaatan Gracilaria sp. sebagai fitoremediator IPAL dan pertumbuhannya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober- November 2024 pada kolam sedimentasi IPAL tambak Ruguk secara insitu dengan penanaman Gracilaria sp. pada IPAL 2 dan analisis parameter kimia air dilakukan secara exsitu di laboratorium. Biomassa Gracilaria sp. didapatkan sebanyak 40.787 kg dengan laju pertumbuhan spesifik 376,75%. Konsentrasi rata-rata dari parameter utama kualitas air pada IPAL 1 dan 2 antara lain nitrat (1,03 mg/L dan 1,04 mg/L), fosfat (0,35 mg/L dan 0,28 mg/L), TAN (0,78 mg/L dan 0,25 mg/L), TOM (35,59 mg/L dan 35, 32 mg/L), TSS (175 mg/L dan 151,75 mg/L), dan alkalinitas (303 mg/L dan 251 mg/L). Nilai rata-rata efektivitas total pemanfaatan Gracilaria sp. sebagai agen fitoremediator sebesar 12%.
Copyrights © 2026