Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan instrumen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang mampu mengukur internalisasi nilai secara sistematis, khususnya nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah. Selama ini, evaluasi pembelajaran PAI cenderung berfokus pada aspek kognitif dan belum secara optimal mengakomodasi dimensi afektif dan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pembelajaran PAI berbasis nilai Aswaja An-Nahdliyah melalui pendekatan studi literatur guna menghasilkan instrumen yang valid secara konseptual. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis isi terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam tujuh tahun terakhir. Proses pengembangan instrumen meliputi penentuan konstruk, operasionalisasi indikator, penyusunan kisi-kisi, dan perumusan butir angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen yang dikembangkan terdiri atas 4 konstruk utama (tawasuth, tawazun, iātidal, dan tasamuh), 8 indikator, dan 18 butir pernyataan angket berbasis skala Likert. Instrumen ini memiliki validitas isi yang kuat karena disusun berdasarkan sintesis literatur yang komprehensif. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen yang dihasilkan layak secara teoretis dan siap untuk diuji cobakan pada penelitian lanjutan.
Copyrights © 2026