ABSTRACTThis study aims to determine the effect of parachute running training and speed ladder drill, both separately and in combination, on increasing 100-meter sprint speed. The method used was a quasi-experimental with a pretest-posttest non-equivalent control group design. The study subjects were 30 students divided into three treatment groups. Data were analyzed using a t-test and one-way ANOVA with a significance level of 0.05. The results showed that parachute running training and speed ladder drill separately did not have a significant effect on increasing running speed. However, the combination of the two was statistically proven to significantly increase sprint speed. These findings indicate that integrating strength and coordination training methods can be an effective approach in improving athletic performance.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan parachute running training dan speed ladder drill, baik secara terpisah maupun dalam kombinasi, terhadap peningkatan kecepatan lari sprint 100 meter. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest-posttest non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji t dan ANOVA satu arah dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan parachute running dan speed ladder drill secara terpisah tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan lari. Namun, kombinasi keduanya terbukti secara statistik meningkatkan kecepatan sprint secara signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi metode latihan kekuatan dan koordinasi dapat menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan performa atletik.
Copyrights © 2026