Anemia merupakan masalah gizi yang umum terjadi pada remaja putri dan dapat menurunkan konsentrasi belajar, aktivitas fisik, serta produktivitas. Intervensi pangan yang kaya zat besi dan vitamin C, seperti susu kedelai dan jus jambu biji merah, berpotensi meningkatkan kadar hemoglobin. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas pemberian susu kedelai (Glycine max) dan kombinasinya dengan jus jambu biji merah (Psidium guajava) terhadap kadar hemoglobin pada remaja putri di Pondok Pesantren Al Mannan Kota Kendari. Desain penelitian menggunakan eksperimen semu dengan rancangan posttest-only control group. Subjek berjumlah 27 orang yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu susu kedelai, kombinasi, dan kontrol, masing-masing terdiri atas sembilan orang. Intervensi diberikan selama 14 hari. Analisis kadar hemoglobin dilakukan menggunakan uji One-Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,05). Kelompok kombinasi memiliki kadar hemoglobin lebih tinggi dibandingkan kontrol (p < 0,05), sedangkan kelompok susu kedelai tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p > 0,05). Kombinasi susu kedelai dan jus jambu biji merah efektif meningkatkan kadar hemoglobin, sedangkan susu kedelai saja tidak memberikan efek signifikan.
Copyrights © 2026