Revolusi Industri 4.0 menuntut efisiensi dan daya cipta dalam pengelolaan pembelajaran, termasuk mata pelajaran Bahasa Indonesia. Artikel ini mengonseptualisasikan model integrasi manajemen pembelajaran dan administrasi kelas berbasis platform digital untuk mengatasi fragmentasi sistem. Permasalahan utama meliputi beban administratif guru, rendahnya sinkronisasi data siswa, dan minimnya platform terintegrasi. Konsep yang diajukan menghubungkan modul pembelajaran digital dengan instrumen administrasi dalam satu platform. Landasan teori meliputi TPACK, teori supervisi pembelajaran, dan prinsip LMS. Integrasi ini berpotensi menghemat waktu guru dibidang administrasi, memfasilitasi sinkronisasi data seketika, dan memungkinkan guru fokus pada perancangan pembelajaran berkualitas sesuai Kurikulum Merdeka. Studi ini menyumbangkan perspektif baru konvergensi teknologi pendidikan dengan manajemen pembelajaran dan menyajikan panduan pengembangan platform terintegrasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia serta efektivitas pengelolaan kelas di era digital.
Copyrights © 2026