Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Integrasi Kerja-Kehidupan (Work-Life Integration/WLI) dan fenomena Pengunduran Diri Diam-diam (Quiet Quitting) terhadap produktivitas karyawan Generasi Z (Gen Z) menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Di era digital yang mengaburkan batasan antara ruang profesional dan pribadi, Gen Z cenderung mengadopsi integrasi alih-alih keseimbangan konvensional. Namun, tekanan beban kerja yang konstan seringkali memicu pengunduran diri diam-diam, suatu kondisi di mana karyawan hanya bekerja sesuai dengan deskripsi pekerjaan minimum tanpa keterikatan emosional. Penelitian ini menggunakan data primer dari kuesioner yang dibagikan kepada karyawan Gen Z di berbagai sektor industri di Indonesia. Analisis SEM digunakan untuk menguji hubungan struktural antar variabel dan kekuatan efek jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Integrasi Kerja-Kehidupan memiliki pengaruh positif terhadap produktivitas jika didukung oleh otonomi kerja, sedangkan Pengunduran Diri Diam-diam memiliki korelasi negatif yang signifikan dengan kinerja jangka panjang dan inovasi individu. Temuan ini berkontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia tentang perilaku organisasi generasi terbaru di pasar tenaga kerja global.
Copyrights © 2026