Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model pembelajaran berbasis permainan tradisional yang telah dimodifikasi di Raudhatul Athfal (RA) Siti Khodijah, Desa Karangrowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak. Tiga permainan tradisional yang digunakan adalah engklek, congklak, dan lompat tali, yang masing-masing telah dimodifikasi agar lebih sesuai dengan karakteristik, kebutuhan, dan tingkat perkembangan anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang telah diadaptasi menjadi tujuh tahap. Subjek penelitian berjumlah 20 anak kelompok B RA Siti Khodijah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket validasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modifikasi permainan engklek melalui matras warna bertema, modifikasi congklak dari bahan flanel dengan lubang yang disesuaikan, serta modifikasi lompat tali karet warna yang disertai nyanyian terbukti efektif meningkatkan perkembangan motorik kasar, motorik halus, kognitif, sosial-emosional, dan bahasa anak usia dini. Media permainan tradisional yang dimodifikasi dinyatakan layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi (94%), ahli media (91%), dan uji coba lapangan.
Copyrights © 2026