Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar di perguruan tinggi lintas daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran PMM dalam mendorong pembelajaran transformatif serta menggambarkan refleksi mahasiswa terhadap pengalaman belajar lintas budaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap peserta PMM di Universitas Hasanuddin tahun 2024. Validitas data menggunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis data menerapkan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PMM mencakup kegiatan terstruktur berupa perkuliahan dan Modul Nusantara, serta kegiatan non-terstruktur melalui partisipasi sosial mahasiswa. Pengalaman ini mendorong mahasiswa untuk beradaptasi, merefleksikan diri, dan mengembangkan cara pandang baru terhadap keberagaman. Refleksi yang muncul melahirkan perubahan sikap, nilai, dan perilaku yang mencerminkan pembelajaran transformatif di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026