Rendahnya hasil belajar siswa pada materi dakwah dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang efektif serta minimnya partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan deep learning berbasis diferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar PAI pada materi dakwah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu: (1) aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis diferensiasi, (2) aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung, dan (3) peningkatan hasil belajar siswa setelah penerapan pendekatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap aspek yang diamati. Aktivitas guru meningkat secara konsisten dari siklus I ke siklus II; pada siklus I, skor aktivitas guru berada pada rentang 70% hingga 72,5%, sementara pada siklus II meningkat tajam menjadi 91,25% dan mencapai 96,25% pada pertemuan berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa guru semakin mahir dalam menerapkan strategi deep learning berbasis diferensiasi secara sistematis dan efektif. Aktivitas siswa juga mengalami perkembangan yang sangat positif. Pada siklus I, skor aktivitas siswa berada pada level sedang,yaitu 72,22% dan 79,41%, namun meningkat drastis pada siklus II menjadi 90,27% dan 97,05%. Deep learning berbasis diferensiasi terbukti menjadi metode yang efektif dan relevan untuk diterapkan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran PAI.
Copyrights © 2026