Artikel ini mengkaji peran Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi sebagai figur sentral dalam genealogi pemikiran reformis Islam Indonesia pada awal abad ke-20. Melalui pendekatan historis-analitis, penelitian ini menelusuri kontribusi Ahmad Khatib dalam membentuk paradigma pembaruan Islam melalui jaringan intelektual di Mekkah dan transmisi gagasan kepada murid-muridnya yang kemudian menjadi tokoh pembaruan di Nusantara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Syekh Ahmad Khatib berperan sebagai jembatan intelektual antara pemikiran reformis Timur Tengah dengan konteks lokal Indonesia, khususnya melalui kritiknya terhadap praktik adat Minangkabau yang dianggap bertentangan dengan Islam, penekanan pada ijtihad, dan pembentukan jaringan ulama yang melahirkan organisasi-organisasi pembaru seperti Muhammadiyah. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang akar historis gerakan Islam modernis Indonesia dan menunjukkan bahwa pembaruan Islam di Indonesia bukanlah semata-mata adopsi gagasan asing, melainkan hasil dialektika antara tradisi lokal, jaringan ulama, dan dinamika intelektual global.
Copyrights © 2026