Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

TINJAUAN TEKNIS POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) UNTUK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR BERDASARKAN UU NOMOR 1 TAHUN 2022 TENTANG HUBUNGAN KEUANGAN PEMERINTAH PUSAT DAN PEMERINTAH DAERAH (HKPD) DAN UNDANG UNDANG NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN P Yusriwarti, Yusriwarti; Alpiyandri, Alpiyandri; Surya, Roberta Zulfhi; Indra Putra, Edi Susrianto
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 9 No. 3 (2023): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v9i3.322

Abstract

The Ministry of Energy and Mineral Resources issued Decree of the Minister of Energy and Mineral Resources Number 100.K/MB.01/MEM.B/2022 concerning Mining Areas in Riau Province. Mining potential in Riau Province includes mining business areas, special mining areas, and Artisanal Small Scale mining areas. This research is a technical review to look at the potential sources of local revenue originating from the management of Artisanal Small Scale mining areas. This research examines the regulations of Law No. 1 of 2022 concerning financial relations between the Central Government and Regional Governments (HKPD) and Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management. The results of this study are that: (1) the potential for local revenue for regions that have Artisanal Small Scale mining areas originates from the people's mining area management levies and income sharing fund (PPh 21 WPOPDN) at 8.4%. (2) For neighboring regions that do not have Artisanal Small Scale mining areas but are affected by Artisanal Small Scale mining activities, they are entitled to compensation for inter-regional environmental services and profit-sharing funds from PPh 21. Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan Keputusan Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 100.K/MB.01/MEM.B/2022 tentang Wilayah Pertambangan Provinsi Riau. Potensi Pertambangan di Provinsi Riau meliputi Wilayah Usaha Pertambangan, Wilayah Pertambangan Khusus dan Wilayah Pertambangan Rakyat. Penelitian ini merupakan Tinjauan Teknis untuk melihat potensi-potensi sumber Pendapatan Asli Daerah yang bersumber pada Pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat. Penelitian ini mengkaji regulasi yang menjadi payung hukum yaitu Undang-Undang No.1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD) dan Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) potensi Pendapatan Asli Daerah bagi daerah yang memiliki Wilayah Pertambangan Rakyat bersumber dari Retribusi Pengelolaan Wilayah Pertambangan Rakyat dan Dana Bagi Hasil PPh 21 WPOPDN sebesar 8,4%. (2) Bagi daerah tetangga yang tidak memiliki Wilayah pertambangan rakyat namun terdampak dari aktivitas pertambangan rakyat maka berhak atas Kompensasi jasa lingkungan hidup antar daerah dan dana bagi hasil dari PPh Pasal 21.
Kontribusi Tuan Guru Sapat Dalam Perkembangan Pendidikan Islam Di Indragiri Riau 1908-1939 Muthalib, A.; Indra Putra, Edi Susrianto; Khairuddin, Khairuddin
Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2024): Tadarus Tarbawy : Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jkip.v6i2.12804

Abstract

Islamic Religion has been present and developed in the *Onderafdeeling* Indragiri Riau region for several centuries through neighboring areas. However, the actual practice of Islam in Indragiri Riau was not fully aligned with the teachings brought by Prophet Muhammad SAW. Nevertheless, Islamic teachings underwent significant *changes* in the early 20th century when Tuan Guru Sapat (Syekh Abdurrahman Shiddiq) settled in the area. Therefore, this research aims to explore in detail the contributions of Tuan Guru Sapat during his relatively brief presence in the region, which nonetheless had significant implications for the Riau community, particularly in the Indragiri Hilir area. This study employs historical research methodology, including: *Heuristic* (data collection process), verification (source criticism), interpretation (data analysis), and *historiography* (historical writing process). The research findings reveal several key contributions by Tuan Guru Sapat in the region: 1. Establishment of the first Islamic boarding school in Indragiri Hilir Riau 2. Appointment as Mufti in the Indragiri Riau Kingdom 3. Encouragement of Indragiri residents to pursue studies abroad (Mecca, Medina, Egypt, etc.) 4. Promotion of more serious agricultural practices among Indragiri Riau residents. Keywords: Tuan Guru Sapat's Contribution
Penguatan Kompetensi Tenaga Kependidikan Melalui Pelaksanaan Asesmen Berbasis Kinerja di Universitas Islam Indragiri Ahmad; Indra Putra, Edi Susrianto; Najamuddin; Hasnawati; Mardiah; Tarmizi, M
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 3 No 1 (2025): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v3i1.2917

Abstract

Universitas Islam Indragiri (UNISI) menghadapi tantangan kompleks dalam pengembangan kompetensi tenaga kependidikan melalui sistem asesmen yang komprehensif. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kompetensi tenaga kependidikan melalui implementasi asesmen berbasis kinerja. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dan diagnostik dengan tahapan: pemetaan kompetensi, intervensi pengembangan, dan evaluasi berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada 3-5 Maret 2025 dengan melibatkan 42 tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi tenaga kependidikan. Kompetensi pedagogis meningkat dari 62,5% menjadi 78,3%, kompetensi profesional dari 58,7% menjadi 75,4%, dan kompetensi kepribadian dari 65,2% menjadi 82,1%. Pemahaman konsep asesmen berbasis kinerja meningkat 87%, kemampuan praktik asesmen 82%, dan motivasi pengembangan diri 91%. Kegiatan berhasil mentransformasi pendekatan asesmen dari model tradisional menjadi sistem penilaian yang lebih komprehensif, objektif, dan konstruktif. Simpulan pengabdian menunjukkan bahwa asesmen berbasis kinerja efektif dalam mengidentifikasi kesenjangan kompetensi, mendorong pengembangan profesional, dan membangun budaya evaluasi positif di lingkungan Universitas Islam Indragiri. Rekomendasi utama meliputi implementasi berkelanjutan sistem asesmen, pengembangan infrastruktur pendukung, dan penyusunan kebijakan yang mendorong peningkatan kompetensi tenaga kependidikan.
Tradisi Bararak Anak Pancar Dalam Upacara Adat Perkawinan Masyarakat Rantau Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi indra putra, edi susrianto; Surya, Roberta Zulfhi
Jurnal Edukasi Vol 12 No 1 (2024): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v12i1.2776

Abstract

The tradition in this study refers to customs, beliefs, habits, and other things inherited in descent. These inherited customs encompass a variety of cultural values that include customs, social systems, knowledge systems, languages, arts, belief systems and so on. The aim of this research is to find out the traditional shape of the barak boy pancar that exists in the area of Kuantan Rantau and the cultural values that exist in it. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection is done through observations, interviews, documentation and literature studies. The tradition of bararak son pancar is one of the forms of tradition that exists in Malay society which contains very high cultural values. Cultural values become guidelines of behavior for a society of one generation to the next. This process makes cultural values continue to be preserved and inherited by society downward.
Implementasi Supervisi Pembelajaaran Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pengajaran Mahasiswa PPL Ahmad; indra putra, Edi Susrianto; Hasnawati, Hasnawati; Liana, Dina; Mardiah, Mardiah
Jurnal Edukasi Vol 13 No 1 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i1.2916

Abstract

Penelitian memiliki tujuan mengeksplorasi implementasi supervisi pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran mahasiswa dalam program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMA Negeri 1 Tembilahan Hulu. Supervisi pembelajaran dianggap sebagai faktor penting dalam pengembangan profesional guru, termasuk mahasiswa PPL. Penelitian ini memiliki pendekatan deskriptif kualitatif untuk menilai efektivitas supervisi dalam meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa PPL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi yang dilakukan secara teratur memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan kinerja pengajaran mahasiswa PPL, terutama dalam hal pengelolaan kelas, teknik pengajaran, dan penilaian siswa. Dengan memberikan umpan balik konstruktif, supervisi pembelajaran memungkinkan mahasiswa PPL untuk merefleksikan dan memperbaiki strategi pengajaran mereka, yang berujung pada peningkatan kualitas pendidikan.
Pembinaan Pengawas TPS Se-Kecamatan Tembilahan Hulu Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 Ahmad; Indra Putra, Edi Susrianto; Dahrial, Dahrial; Khairuddin, Khairuddin; Hamzah, Hamzah; Muthalib, A.
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 2 No 1 (2024): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v2i1.2743

Abstract

Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan agenda penting dalam kehidupan demokrasi Indonesia yang harus diselenggarakan secara berintegritas. Penyelenggaraan Pemilu yang aman, tertib, dan bebas dari kecurangan memerlukan pengawasan yang efektif di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada pengawas TPS se-Kecamatan Tembilahan Hulu dalam rangka peningkatan kapasitas dan kompetensi mereka menghadapi Pemilu 2024. Pembinaan dilakukan melalui tiga kali bimbingan teknis (bimtek) yang meliputi aspek regulasi Pemilu, teknis pelaksanaan pengawasan, penanganan pelanggaran, serta penguatan integritas dan etika pengawas TPS. Metode bimtek menggunakan ceramah, diskusi, simulasi, praktik lapangan, dan studi kasus dengan narasumber dari pakar hukum, praktisi Pemilu, dan perwakilan Bawaslu/Panwaslu. Hasil pembinaan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengawas TPS, serta penguatan integritas mereka dalam menjalankan tugas. Monitoring dan evaluasi secara berkala, koordinasi antar lembaga pengawas, serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjamin penyelenggaraan Pemilu 2024 yang berintegritas di wilayah Kecamatan Tembilahan Hulu. Pembinaan berkelanjutan diharapkan dapat mempertahankan kualitas dan kompetensi pengawas TPS dalam menghadapi setiap penyelenggaraan Pemilu di masa mendatang.
Program Bimbingan Karir dan Motivasi Belajar bagi Siswa MA Nurul Huda Sungai Luar Menuju Pendidikan Tinggi Ahmad; Indra Putra, Edi Susrianto; Ardian, Edi; Khairuddin, Khairuddin; Sauhana, Felci Tria; Yulmiando, Rahmad; Muthalib, A.
CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 2 No 2 (2024): CEMARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/cemara.v2i2.2837

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Bimbingan Karir dan Motivasi Belajar dalam meningkatkan pemahaman dan aspirasi siswa MA Nurul Huda Sungai Luar terhadap pendidikan tinggi. Menggunakan pendekatan mixed-method, pengabdian ini melibatkan 75 siswa kelas XII. Program ini mencakup berbagai metode intervensi, termasuk lokakarya, konseling, simulasi, mentoring, dan pemanfaatan teknologi digital. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa tentang pilihan karir dan proses pendidikan tinggi, dengan 85% siswa melaporkan pemahaman yang lebih baik setelah program, dibandingkan dengan 30% sebelumnya. Motivasi belajar siswa juga meningkat, ditandai dengan peningkatan 65% dalam keterampilan manajemen waktu dan teknik belajar efektif. Self-efficacy dan literasi karir siswa mengalami peningkatan substansial, dengan 90% siswa melaporkan kejelasan yang lebih baik tentang tujuan karir mereka setelah mengikuti sesi konseling. Keterlibatan orang tua dan penggunaan media sosial terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung aspirasi pendidikan tinggi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan komprehensif dalam bimbingan karir dan motivasi belajar dapat secara efektif meningkatkan kesiapan siswa untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi, terutama di daerah terpencil. Rekomendasi untuk keberlanjutan dan perluasan program diajukan, termasuk integrasi ke dalam kurikulum reguler dan pengembangan kemitraan dengan perguruan tinggi.
Transformasi Manajemen Pendidikan Di Wilayah Pesisir Inhil: Analisis Dinamika Sosial-Ekonomi Masyarakat Indra Putra, Edi Susrianto; Ahmad; Khairuddin, Khairuddin; Muthalib, A.; Hasnawati, Hasnawati
Jurnal Edukasi Vol 13 No 2 (2025): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v13i2.3406

Abstract

This study reveals that changes in education governance in the coastal areas of Indragiri Hilir Regency occur substantially through the implementation of participatory and collaborative models involving educational institutions, communities, and local government. This paradigm shift is characterized by three key innovations: modification of academic schedules adapted to the economic cycles of fishermen and coconut cultivation; integration of local maritime wisdom values into the curricular system; and strengthening of synergy among educational institutions, students' families, and coastal communities. The main driving elements include increased community expectations toward education, livelihood diversification, and expansion of digital access in coastal areas. Constraints encountered include limited educational facilities, volatility of fishermen families' income, and high student mobility affecting learning continuity. These changes yield positive impacts on improving academic participation, curriculum relevance to local realities, and efficiency of educational institution management. Nevertheless, the sustainability of this transformation requires education policies responsive to the socio-economic characteristics of the coastal communities of Indragiri Hilir.
Pemikiran Reformis Islam: Peran Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Dalam Membentuk Gerakan Pembaruan Awal Abad Ke-20 Muthalib, A.; Indra Putra, Edi Susrianto; Khairuddin, Khairuddin
Jurnal Edukasi Vol 14 No 1 (2026): EDUKASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Indragiri (UNISI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/judek.v14i1.3522

Abstract

Artikel ini mengkaji peran Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi sebagai figur sentral dalam genealogi pemikiran reformis Islam Indonesia pada awal abad ke-20. Melalui pendekatan historis-analitis, penelitian ini menelusuri kontribusi Ahmad Khatib dalam membentuk paradigma pembaruan Islam melalui jaringan intelektual di Mekkah dan transmisi gagasan kepada murid-muridnya yang kemudian menjadi tokoh pembaruan di Nusantara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Syekh Ahmad Khatib berperan sebagai jembatan intelektual antara pemikiran reformis Timur Tengah dengan konteks lokal Indonesia, khususnya melalui kritiknya terhadap praktik adat Minangkabau yang dianggap bertentangan dengan Islam, penekanan pada ijtihad, dan pembentukan jaringan ulama yang melahirkan organisasi-organisasi pembaru seperti Muhammadiyah. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang akar historis gerakan Islam modernis Indonesia dan menunjukkan bahwa pembaruan Islam di Indonesia bukanlah semata-mata adopsi gagasan asing, melainkan hasil dialektika antara tradisi lokal, jaringan ulama, dan dinamika intelektual global.