Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka menuntut pendekatan kontekstual yang mengaitkan materi dengan lingkungan sekitar, namun implementasinya di sekolah dasar masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan integrasi pembelajaran berbasis lingkungan sekitar dalam pembelajaran IPAS. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi pada guru dan siswa kelas IV SD Negeri 101785 Mabar. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran telah mengacu pada Kurikulum Merdeka, namun integrasi lingkungan belum dirancang secara sistematis. Pelaksanaan pembelajaran sudah memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dan mampu meningkatkan keaktifan siswa, meskipun belum merata. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berbasis lingkungan, serta keterbatasan fasilitas. Implikasi: Penelitian ini mengimplikasikan perlunya penguatan perencanaan yang terintegrasi, peningkatan kompetensi guru, serta optimalisasi pemanfaatan lingkungan agar pembelajaran IPAS menjadi lebih kontekstual dan bermakna.
Copyrights © 2026