Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 1 Sepapan, khususnya dalam mengenal huruf, akibat kurangnya variasi penggunaan metode dan media pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan metode dan media pembelajaran yang inovatif, seperti metode fonik berbantuan media puzzle. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Quasi-Experimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 25 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji t Independen Samples. Uji prasyarat yang dilakukan sebelumnya berupa uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk dan uji homogenitas menggunakan uji Levene, dengan bantuan IBM SPSS Statistics 23. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pada kedua kelas. Nilai rata-rata pretest kelas eksperimen 72,11 dan kelas kontrol 80,97, kemudian meningkat pada posttest menjadi 88,63 pada kelas eksperimen dan 92,69 pada kelas kontrol. Uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan variansnya homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,003. Nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikansi yang ditetapkan, yakni 0,05, yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan. Penerapan metode fonik berbantuan media puzzle terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dan dapat dijadikan salah satu alternatif metode dan media pembelajaran yang inovatif serta kontekstual di sekolah dasar.
Copyrights © 2026