Sclerotium rolfsii Sacc. merupakan jamur penyebab penyakit rebah kecambah pada tanaman kedelai (Glycine max L.) yang menyebabkan penurunan produksi kedelai. Salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan tanaman kedelai terhadap serangan patogen S. rolfsii adalah dengan menggunakan agen hayati T. harzianum. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dosis pelet T. harzianum yang tepat untuk menekan pertumbuhan cendawan patogen Sclerotium rolfsii penyebab penyakit rebah kecambah pada tanaman kedelai. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK), dengan 6 perlakuan dan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh kombinasi perlakuan sebanyak 30 unit tanaman. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), didapatkan hasil yang berbeda nyata α<0,05 dilanjutkan dengan analisis BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan T. harzianum dengan dosis 20 gram/tanaman berpengaruh menurunkan intensitas penyakit rebah kecambah yang disebabkan cendawan patogen S. Rolfsii dan masa inkubasi perlakuan yang terserang lebih cepat yaitu pada perlakuan kontrol (VD0), Trichoderma harzianum dengan dosis 10 gram/tanaman (VD1) sedangkan perlakuan yang paling lambat terserang penyakit yaitu perlakuan Trichoderma harzianum dengan dosis 30 gram/tanaman (VD5).
Copyrights © 2025