Jagung Titi merupakan salah satu produk pangan berbasis jagung yang merupakan salah satu sumber pendapatan dan konsumsi masyarakat di Desa Benihading II. Jagung Titi banyak yang merupakan olahan jagung digemari karena memiliki krakteristik yang khas. Produk Jagung Titi mempunyai peluang peningkatan produksi dan pengembangan pasar sehingga menjadi salah satu sumber pendapatan bagi pengusahanya. Namun demikian jika dilihat dari aspek pengembangan, usaha ini masih menghadapi berbagai permasalahan, diantaranya permasalahan produksi dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen usaha pada produksi dan pemasaran jagung titi. Penelitian ini dilaksanakan Desa Benihading II, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur pada bulan Maret hingga April 2025. Data dikumpukan melalui wawancara terhadap 25 orang pelaku usaha jagung titi dan dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan fungsi-fungsi manajemen usaha yang yang dilakukan pelaku usaha jagung titi masih kurang diantaranya hanya 46,4% yang melakukan perencanaan, menerapkan manajemen dalam produksi 68%, pemasaran 67,2%, promosi 10% dan kerjasama hanya 9,6%. Sehingga dengan demikian, agar usaha jagung Titi dapat berkembang dan menjadi tumpuan ekonomi maka perlu diimplementasikan manajemen usaha dan pemasaran.
Copyrights © 2026