Pada masa sekarang, sebagian besar individu yang termasuk dalam Generasi Z berada pada fase pendidikan tinggi. Pada era modern yang ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, akses terhadap berbagai informasi menjadi semakin cepat dan mudah. Namun, kemudahan akses informasi melalui teknologi digital tidak selalu diikuti dengan peningkatan minat baca. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) yang berfokus pada pengumpulan data dari berbagai sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya literasi merupakan faktor paling dominan karena bersifat internal dan berkelanjutan, Lingkungan belajar menjadi faktor pendukung utama dalam membentuk kebiasaan awal, Penggunaan gawai berperan sebagai faktor transformasi pola membaca, dan Harga buku merupakan faktor penghambat akses.
Copyrights © 2026