Permasalahan tidak berjalannya suatu lembaga nonformal dalam mengelola program menjadi permasalahan yang serius karena banyak lembaga yang terbangun namun tidak dapat berkelanjutan, Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi manajemen Kampoeng Sinaoe dalam mewujudkan keberlanjutan program Kursus Bahasa Inggris di Sidoarjo dan menganalisis fungsi-fungsi manajemen dalam mewujudkan keberlanjutan program. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Kampoeng Sinaoe Sidoarjo dengan subjek penelitian pengelola, tutor, peserta didik dan wali murid. Teknik pengumpulan data diantaranya wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, verifikasi dan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui kredibilitas, uji dependabilitas, uji konfirmabilitas, dan uji transferabilitas. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen kampoeng sinaoe melalui penentuan strategi perencanaan menggunakan strategi berbasis nilai, strategi pengorganisasian yang menekankan kejelasan peran dan hubungan kerja yang efisien. Strategi pelaksanaan yang berorientasi pada peserta didik, strategi pengawasan yang langsung dan berlapis serta strategi evaluasi yang berkelanjutan dan terbuka. Disarankan menggunakan pemanfaatan teknoligi untuk media pembelajaran, penambahan fasilitas oleh instansi terkait, peneliti selanjutnya dapat meneliti strategi manajemen pendidikan nonformal secara dalam dan luas.
Copyrights © 2026