Artikel ini tentang pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis ukhuwah (persaudaraan) yang digerakkan oleh Komunitas Pengusaha Muslimah Wahdah Islamiyah di Kota Makassar. Tujuan penulisan ini untuk menghadirkan pembacaan lain atas kajian pemberdayaan ekonomi perempuan yang umumnya tersaji dengan pendekatan ekonomi-struktural dan teknokratis, sementara pemberdayaan ekonomi perempuan pada komunitas dengan pendekatan etis-kultural yang menyeimbangkan spritualitas dan materialitas perlu kiranya dihadirkan untuk melengkapi sajian studi-studi pemberdayaan ekonomi perempuan yang sudah ada. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi-partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan ekonomi perempuan berbasis ukhuwah ditopang oleh nilai-nilai ta’awun (tolong-menolong), kepercayaan dan solidaritas yang awalnya tumbuh dari proses pembinaan keagamaan (tarbiyah) dalam komunitas yang kemudian berkembang menjadi modal sosial ekonomi. Nilai tersebut menjadi penggerak motivasi ekonomi (bisnis) perempuan yang secara perlahan berkembang membentuk pola jaringan bisnis inner circle yang saling menguat dan menggerakkan ekonomi dalam simpul kader dalam komunitas. Model pemberdayaan ekonomi ini dapat menjadi tawaran alternatif dalam upaya menggerakan ekonomi perempuan di komunitas lain, sekaligus menunjukkan perempuan secara kultural dapat menjadi motor penggerak dalam mendorong kemandirian ekonomi ummat.
Copyrights © 2026