Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi digital dan kesehatan mental remaja, dengan fokus pada dampak cyberbullying terhadap motivasi belajar di media sosial. Mengingat meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja, fenomena cyberbullying menjadi ancaman serius yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis dan performa akademik mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 remaja aktif pengguna media sosial di wilayah perkotaan. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan korelasi Pearson. Hasil menunjukkan bahwa rendahnya tingkat literasi digital berkorelasi signifikan dengan tingginya paparan cyberbullying (r = -0.68, p < 0.01). Selanjutnya, pengalaman cyberbullying terbukti berdampak negatif terhadap motivasi belajar remaja (β = -0.54, p < 0.01), yang dimediasi sebagian oleh gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan penurunan rasa percaya diri. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan literasi digital sebagai strategi preventif sekaligus intervensi dalam menjaga kesehatan mental remaja dan mempertahankan motivasi belajar di era digital.
Copyrights © 2026