Saat musim timur wilayah Pulau Nusalaut yang menghadap ke timur ke arah Laut Banda yaitu Pantai Akoon mengalami permasalahan gelombang ekstrim, para nelayan mendapat kesulitan dalam menambatkan perahu. Berdasarkan penuturan warga sekitar, gelombang yang tingginya sekitar 1,75 meter ini mengakibatkan para nelayan harus mencari Lokasi tambatan atau dermaga sementara di sisi pulau yang lainnya yang jika diakses darat cukup memakan waktu, karena infrakstruktur transportasi jalan di Nusalaut kurang memadai. Penelitian ini bertujuan melalukan studi untuk menentukan bangunan pelindung pantai yang sesuai dan posisi perletakannya untuk mereduksi gelombang. Metode yang digunakan dalam analisis adalah melakukan peramalan gelombang JONSWAP, kemudian melakukan analisis statistik gelombang rencana untuk proses perencanaan. Hasil analisis menunjukan bahwa gelombang secara dominan berasal dari arah tenggara Gelombang rencana dengan kala ulang 50th. Pemodelan mengasilkan perencanaan pemecah gelombang dengan penempatan series sebanyak tiga pemecah gelombang dengan panjang masing-masing 20 meter dan tinggi bangunan 9,2 meter dari dasar laut dengan elevasi dasar -4 meter.
Copyrights © 2026