Edukasi Lingua Sastra
Vol 24 No 1 (2026): Edukasi Lingua Sastra

Dampak Eksploitasi Alam dan Manusia dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye: Kajian Ekokritik

Shabrina, Camelia Yunita (Unknown)
Wardani, Hadisti Laila (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2026

Abstract

Tere Liye's novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" employs ecocriticism theory to delve into the detrimental consequences of environmental and human exploitation. The narrative revolves around the detrimental environmental impact caused by PT Semesta Minerals and Mining's illegal mining operations, endangering both indigenous communities and the surrounding ecosystems. Through an ecocritical lens, the article examines the novel's portrayal of the multifaceted negative repercussions of environmental exploitation, including water and air pollution, deforestation, natural disasters, loss of flora and fauna habitats, and the birth of deformed babies. These consequences underscore the perilous effects that human greed and exploitation of nature can have on environmental sustainability and human health. Additionally, the novel highlights the struggles of environmental activists and indigenous communities in their fight against environmental degradation. Teori ekokritik digunakan dalam analisis novel Tere Liye "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" untuk mempelajari dampak eksploitasi alam dan manusia. Novel ini membahas masalah kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh pertambangan dan penambangan ilegal PT Semesta Minerals dan Mining. Masyarakat adat dan ekosistem di sekitarnya akan mati akibat kerusakan ini. Artikel ini menemukan bahwa novel ini menggambarkan berbagai dampak negatif dari eksploitasi alam, seperti pencemaran air dan udara, penebangan hutan, bencana alam, hilangnya habitat flora dan fauna, dan kelahiran bayi yang cacat. Dampak-dampak tersebut menunjukkan keserakahan dan eksploitasi manusia terhadap alam dapat berakibat fatal bagi kelestarian lingkungan dan kesehatan manusia. Artikel ini juga menunjukkan bahwa novel ini mengangkat perjuangan para aktivis lingkungan dan masyarakat adat dalam melawan kerusakan lingkungan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

elsa

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Edukasi Lingua Sastra (ELSA) (e-ISSN: 1693-9263 and p-ISSN: 2621-0673) has regularly published two times a year in April and September. The procedure starts with the submission process, review, revision, plagiarism check, and finally publish. Edukasi Lingua Sastra (ELSA) is a journal that contains ...