Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi hemodialisa jangka panjang dan sering menimbulkan masalah fisik serta psikologis, terutama kelelahan (fatigue) dan kecemasan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah terapi relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas terapi relaksasi Benson dalam menurunkan tingkat kelelahan dan kecemasan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa berdasarkan literature review. Metode yang digunakan adalah studi literatur terhadap 10 jurnal yang diperoleh dari Google Scholar dengan desain penelitian yang beragam, seperti studi kasus, quasi eksperimen, dan pre-post test. Jumlah sampel dalam penelitian berkisar antara 1 hingga 50 responden, dengan instrumen yang digunakan antara lain FACIT Fatigue Scale, Fatigue Severity Scale (FSS), Fatigue Assessment Scale (FAS), dan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Hasil review menunjukkan bahwa terapi relaksasi Benson, baik diberikan secara tunggal maupun dikombinasikan dengan intervensi lain seperti healing touch, guided imagery, murottal Al-Qur’an, dan rendam kaki air hangat, terbukti efektif dalam menurunkan tingkat kelelahan dan kecemasan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisa. Sebagian besar penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada skor fatigue dan kecemasan setelah intervensi diberikan. Kesimpulan dari literature review ini adalah terapi relaksasi Benson merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif, aman, dan mudah dilakukan dalam membantu menurunkan kelelahan dan kecemasan serta meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien CKD yang menjalani hemodialisa.
Copyrights © 2026