Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebahagiaan remaja yang mengalami gejala kedukaan di Panti Asuhan Syubbanul Wathon berdasarkan model PERMA Profiler. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan PERMA Profiler untuk mengukur kebahagiaan dan Prolonged Grief Disorder-13 (PGD-13) untuk mengidentifikasi gejala kedukaan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa tingkat kebahagiaan remaja berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 137,1. Secara umum, dimensi Relationships dan Meaning merupakan aspek dominan yang berkontribusi terhadap kebahagiaan. Sementara itu, hasil pengukuran PGD menunjukkan sebagian besar responden berada pada kategori probable grief disorder. Temuan ini menegaskan pentingnya layanan bimbingan dan konseling berbasis psikologi positif dalam membantu remaja berduka mencapai kesejahteraan emosional yang lebih adaptif.
Copyrights © 2026