Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kelekatan orang tua terhadap ketangguhan akademik siswa kelas XI dan XII di SMA Negeri 4 Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian terdiri dari 576 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 236 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5% melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan dua instrumen, yaitu Inventory of Parent and Peer Attachment–Revised (IPPA-R) yang dikembangkan oleh Armsden dan Greenberg (2009) untuk mengukur gaya kelekatan orang tua, serta skala ketangguhan akademik yang dikembangkan oleh Muhajirin (2022). Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis inferensial berupa uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kelekatan orang tua siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan ketangguhan akademik siswa berada pada kategori sedang. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa gaya kelekatan orang tua berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketangguhan akademik siswa, meskipun kontribusi pengaruhnya relatif kecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas hubungan emosional antara orang tua dan anak tetap berperan dalam mendukung kemampuan siswa menghadapi tekanan akademik, namun ketangguhan akademik juga dipengaruhi oleh faktor internal dan lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026