Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, efektivitas, dan tantangan integrasi Problem-Based Learning (PBL) berbantuan Learning Management System (LMS) dalam meningkatkan literasi sains dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sumber data diperoleh dari artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2018–2025 melalui basis data Google Scholar, Scopus, dan jurnal nasional terindeks SINTA. Seleksi artikel dilakukan menggunakan metode PRISMA dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang ketat, sehingga diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara mendalam. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola, tren penggunaan platform, serta dampak implementasi PBL berbantuan LMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform LMS seperti Edmodo, Chamilo, dan LMS berbasis e-modul paling banyak digunakan dalam mendukung pembelajaran berbasis masalah. Integrasi PBL dan LMS terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, literasi sains, serta keterampilan abad ke-21 lainnya seperti kolaborasi dan komunikasi. Namun demikian, implementasi masih menghadapi kendala berupa kesiapan guru, literasi digital siswa, dan keterbatasan infrastruktur. Dengan demikian, integrasi PBL berbantuan LMS memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains di era digital.
Copyrights © 2026