Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sering tidak terdeteksi dini dan berkontribusi besar terhadap penyakit kardiovaskular, sehingga evaluasi program skrining di pelayanan kesehatan primer menjadi penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas Program Skrining Hipertensi di Puskesmas Pagesangan selama periode 1–2 tahun terakhir berdasarkan indikator cakupan skrining, penemuan kasus baru, dan kesinambungan tindak lanjut pasien. Penelitian menggunakan desain evaluatif retrospektif dengan analisis data sekunder program skrining periode Januari 2024 - Desember 2025 serta data primer melalui wawancara petugas. Analisis dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan cakupan skrining mencapai 89% dari target tahunan, menandakan efektivitas tinggi dalam deteksi dini. Sebanyak 565 kasus hipertensi primer teridentifikasi pada periode Januari–Juli 2025, dengan proporsi penderita perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki dan tidak ditemukan hubungan bermakna antara wilayah dan jenis kelamin penderita (p>0,05). Namun, kesinambungan layanan masih rendah, ditunjukkan dengan hanya 15% pasien mencapai tekanan darah terkendali. Disimpulkan bahwa dengan capaian cakupan sebesar 89%, program skrining hipertensi terbukti efektif dalam deteksi dini, tetapi perlu penguatan tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan.
Copyrights © 2026