Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan organisasi sekolah di tengah dinamika perubahan pendidikan. Penguatan pola kepemimpinan dan budaya organisasi menjadi kunci dalam meningkatkan organizational resilience. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan organizational resilience melalui pola kepemimpinan dan budaya organisasi di SMAN 4 Mataram dan SMAN 8 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 kepala sekolah, 8 wakil kepala sekolah, 4 guru, dan 4 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilakukan melalui komunikasi terbuka dan partisipatif, pengambilan keputusan kolektif, pemberdayaan dan motivasi guru serta tenaga kependidikan, serta dorongan inovasi dan adaptasi terhadap perubahan. Penguatan budaya organisasi tercermin melalui nilai kebersamaan, kolaborasi, kedisiplinan, dan komitmen terhadap mutu pembelajaran. Keberhasilan didukung oleh sarana prasarana yang memadai, keterlibatan stakeholder, dan sistem pengelolaan yang terstruktur, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan pelatihan guru, dinamika regulasi, dan tingginya beban administrasi. Kesimpulannya, strategi kepemimpinan kepala sekolah melalui penguatan pola kepemimpinan dan budaya organisasi berperan penting dalam meningkatkan organizational resilience sekolah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026